Pages

Thursday, January 31, 2019

Masuk Tahun Politik, BEI Optimistis Laju IHSG Baik

Penurunan IHSG di tahun pemilu sebelumnya bukan didorong kondisi politik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bursa Efek Indonesia (BEI) optimis pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tahun politik ini akan berjalan baik. Hal itu diyakini sepanjang tidak terdapat isu atau gejolak dari sisi keamanan.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, para investor tidak perlu khawatir dengan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden pada April mendatang. Pasalnya, pemilihan presiden tidak akan terlalu memengaruhi laju indeks saham. 

"Kami sudah kumpulkan beberapa data terkait beberapa kali pelaksanaan Pemilu di Indonesia. Kita melihat perkembangan IHSG sejak Pemilu 2004, 2009, 2014, dan akan masuk 2019," katanya di Jakarta, Kamis, (31/1).

Ia menyebutkan, berdasarkan beberapa data itu, IHSG memang menurun pada beberapa periode pelaksanaan pemilu. Hanya saja, substansinya bukan disebabkan oleh kondisi politik dan ekonomi dalam negeri melainkan lebih karena faktor eksternal. 

"Kami contohkan pada 2008 terjadi penurunan indeks saham sebanyak 51 persen. Itu terjadi bertepatan dengan krisis financial AS subprime mortgage. Lalu pada 2013 IHSG menurun sebanyak 1 persen, ad apa? Itu dikarenakan The Fed mengurangi bond buying programme yang menyebabkan mulai tukar rupiah terkoreksi 25 persen," jelas Nyoman. 

Pada 2015, kata dia, pergerakan IHSG pun menurun sebanyak 12 persen. Penyebabnya yakni kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi Cina yang melambat. 

"Jadi beberapa momentum penurunan indeks, kami tekankan lebih banyak disebabkan faktor eksternal. Dengan indikator dan historis dari pergerakan IHSG di atas, pelaku pasar tidak perlu khawatir karena fundamental pasar modal kita cukup kuat," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)



February 01, 2019 at 12:19AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CUasmc
via IFTTT

No comments:

Post a Comment